Petra Golf Tournament 2026 Cetak Sejarah dengan Kehadiran Liga Mahasiswa
Teegolf.id, Pasuruan – Petra Christian University (UK Petra) resmi membuka babak baru dalam pengembangan olahraga golf melalui Petra Golf Tournament 2026. Untuk pertama kalinya, ajang perebutan Piala Rektor Petra ini menghadirkan kategori Liga Mahasiswa, sebuah langkah yang menunjukkan keseriusan UK Petra dalam membangun ekosistem golf di lingkungan perguruan tinggi sekaligus mendukung regenerasi pegolf muda di Indonesia.
Petra Golf Tournament 2026 digelar dengan menggandeng Persatuan Golf Indonesia (PGI) Jawa Timur dan diikuti sebanyak 140 peserta yang terbagi dalam 36 flight. Ketua Panitia Petra Golf Tournament 2026, Teddy Salim, mengatakan turnamen tersebut menjadi momentum penting karena tidak hanya mempertemukan pegolf dari berbagai kelompok usia, tetapi juga mulai memberikan ruang khusus bagi mahasiswa untuk berkompetisi dan mengembangkan kemampuan mereka. Rangkaian pertandingan dijadwalkan dimulai dengan tee off pada pukul 12.00 WIB.
“Ini menjadi tahun pertama kami mengadakan Petra Golf Tournament dan untuk pertama kalinya juga kami menghadirkan kategori Liga Mahasiswa. Kami ingin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkompetisi, sekaligus melihat sejauh mana golf bisa berkembang di lingkungan kampus,” ujar Teddy.

Selain kategori Liga Mahasiswa, turnamen ini juga mempertandingkan kategori Senior dan Ladies yang diikuti sekitar 24 peserta. Kehadiran berbagai kategori tersebut membuat Petra Golf Tournament 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi pegolf dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam.
Baca Juga : Petra Golf Tournament 2026 Torehkan Dua Rekor MURI di Dies Natalis ke-65 UK Petra

Perhatian khusus tertuju pada kategori Liga Mahasiswa yang menjadi salah satu pembeda utama pada penyelenggaraan tahun ini. Sekitar 20 pegolf muda dari berbagai kota besar, mulai dari Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta hingga Surabaya, ambil bagian dalam kategori tersebut. UK Petra sendiri turut diwakili oleh dua atlet muda yang membawa nama kampus dalam persaingan dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya.
Menurut Teddy, keterlibatan mahasiswa dalam turnamen ini menjadi bagian penting dari upaya memperluas perkembangan golf di kalangan generasi muda. Kompetisi di level perguruan tinggi dinilai dapat menjadi salah satu jalur untuk menemukan bibit-bibit pegolf potensial sekaligus membangun lingkungan yang mendukung mahasiswa untuk terus berlatih dan berprestasi.
“Harapannya kategori Liga Mahasiswa ini bukan hanya hadir tahun ini, tetapi bisa terus berkembang. Kami ingin semakin banyak mahasiswa yang tertarik bermain golf dan punya kesempatan untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi,” tutur Teddy.(kar)