Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian, Turnamen Golf PGA Unair Salurkan Beasiswa Rp50 Juta
Pemukulan bola asap pembukaan Turnamen PGA Unair ke 6
Teegolf.id, DEPOK – Semangat sportivitas dan kepedulian terhadap pendidikan mewarnai pelaksanaan Turnamen Golf Piala Bergilir Rektor Universitas Airlangga (Unair) ke-6 yang digelar di Emeralda Golf Club, Depok, Jawa Barat, Minggu (14/6/2026). Turnamen yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Golf Airlangga (PGA) tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antaralumni serta membangun kolaborasi lintas sektor yang berdampak bagi dunia pendidikan.
Sebanyak 216 peserta ambil bagian dalam turnamen tahunan tersebut. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari alumni dan sivitas akademika Unair hingga perwakilan lebih dari 10 ikatan alumni perguruan tinggi lain di Indonesia serta sejumlah mitra institusi. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang itu menjadikan turnamen sebagai wadah memperluas jejaring sekaligus memperkuat hubungan antarkomunitas alumni.
Ketua Panitia Pelaksana, Farih Romdoni, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, olahraga golf mampu menjadi ruang yang efektif untuk mempertemukan berbagai elemen dan membangun komunikasi yang lebih erat.
“Turnamen Piala Bergilir Rektor Unair 2026 ini diikuti oleh 216 peserta, tidak hanya alumni Unair tetapi juga lebih dari 10 ikatan alumni universitas lainnya. Kehadiran lintas alumni ini menegaskan bahwa semangat olahraga mampu menjadi jembatan pemersatu yang kuat,” ujar Farih.

Selain menjadi ajang silaturahmi, turnamen juga membawa misi sosial melalui penggalangan dana pendidikan. Sebagian biaya pendaftaran yang dibayarkan peserta dialokasikan untuk program beasiswa mahasiswa Universitas Airlangga. Pada penutupan acara, panitia menyerahkan bantuan dana pendidikan sebesar Rp50 juta yang akan digunakan untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial dalam menempuh pendidikan.
Ketua Umum Perkumpulan Golf Airlangga, Agus Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata alumni terhadap almamater. Menurutnya, partisipasi para pegolf telah memberikan manfaat yang lebih luas karena turut membantu membuka akses pendidikan bagi mahasiswa.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sebuah gerakan kepedulian nyata dari para alumni. Melalui kontribusi green fee para peserta, kita bersama-sama membuka pintu masa depan yang lebih cerah bagi mahasiswa Unair yang membutuhkan melalui dana beasiswa ini,” kata Agus.

Baca Juga : Kemeriahan ‘Pulang Kampung’ ala PGA Unair Surabaya
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Muhammad Madyan. Ia menilai turnamen golf tahunan tersebut telah berkembang menjadi wadah strategis yang mampu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam suasana yang lebih cair dan produktif.

“Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga momentum yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi, memperluas jejaring, dan membangun sinergi antara alumni Universitas Airlangga dengan alumni universitas lain serta mitra pemangku kepentingan lainnya. Semoga kebersamaan ini terus terjalin melalui turnamen ini dan menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat luas bagi Universitas Airlangga maupun universitas lainnya,” ujar Madyan.

Di lapangan, persaingan berlangsung kompetitif. Ade Ilham berhasil menjadi peraih gelar Best Gross Overall setelah mencatatkan skor Gross 72. Sementara Harmen keluar sebagai Best Nett Overall dengan raihan Nett 66. Pada kategori keterampilan khusus, Wendy memenangkan Longest Drive berkat pukulan sejauh 262,90 meter. Zainal Hadi meraih gelar Nearest to the Pin dengan jarak 62 sentimeter dari lubang, sedangkan Zainal Abidin mencatatkan akurasi sempurna dan menjadi pemenang Nearest to the Line.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Universitas Airlangga dan para alumninya kembali menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya berfungsi sebagai sarana kompetisi dan rekreasi, tetapi juga dapat menjadi medium membangun kolaborasi, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan manfaat nyata bagi dunia pendidikan. Dukungan beasiswa yang berhasil dihimpun menjadi bukti bahwa kebersamaan yang terjalin di lapangan golf mampu diterjemahkan menjadi kontribusi sosial yang berdampak bagi masa depan mahasiswa.(kar)