Golf Armour Waspadai Kenaikan Harga, Siapkan Promo dan Bundling untuk Jaga Daya Beli Pelanggan
Teegolf.id, SURABAYA – Potensi kenaikan harga di industri perlengkapan golf mulai menjadi perhatian pelaku usaha seiring meningkatnya biaya logistik yang dipengaruhi pergerakan harga minyak dunia. Meski hingga saat ini belum terjadi perubahan harga yang signifikan pada produk yang dipasarkan, pelaku usaha menilai penyesuaian harga dalam waktu dekat tetap memiliki kemungkinan.
Owner Golf Armour, Terence Wibowo, mengatakan pihaknya masih mengikuti kebijakan harga yang ditetapkan oleh principal atau pemegang merek. Karena itu, dampak kenaikan biaya operasional belum sepenuhnya dirasakan oleh konsumen,” ujar terence.
Ditambahkannya, saat ini belum banyak berimbas karena kami masih mengikuti harga dari principal. Namun, ada kemungkinan dalam waktu dekat akan terjadi perubahan harga.
Menurutnya, salah satu faktor yang berpotensi mendorong kenaikan harga adalah meningkatnya biaya pengiriman logistik. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh tren harga minyak dunia yang berdampak langsung pada biaya distribusi barang.
“Ada kenaikan pada biaya logistik. Hal itu banyak dipengaruhi oleh harga minyak dunia yang meningkat,” katanya.

Terence mengakui bahwa jika terjadi penyesuaian harga, respons awal dari pelanggan kemungkinan besar adalah keberatan. Namun, Golf Armour telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga minat konsumen dan mempertahankan daya beli pasar.
“Pasti pelanggan akan menolak atau merasa keberatan. Karena itu kami akan membuat promo-promo khusus untuk meredam dampaknya,” ungkapnya.
Baca Juga : Apresiasi Loyalitas Pelanggan, Golf Armour Indonesia Sukses Gelar Turnamen Bestball Invitational 2026
Selain menghadirkan promo khusus, Golf Armour juga berencana memperbanyak program bundling produk yang dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Strategi tersebut diharapkan mampu menjaga penjualan di tengah ketidakpastian kondisi pasar.
“Kami akan lebih banyak menawarkan promo dan paket bundling agar pelanggan tetap mendapatkan keuntungan saat berbelanja,” tambah Terence.

Di sisi lain, Terence mengungkapkan bahwa penjualan Golf Armour saat ini mengalami penurunan meski harga stik golf masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan. Untuk menyiasati kondisi tersebut, perusahaan sementara waktu lebih fokus mengembangkan layanan custom fitting yang dinilai masih memiliki permintaan cukup baik dari kalangan pegolf.
“Penjualan kami memang lumayan turun walaupun harga stik golf belum naik. Saat ini kami lebih banyak fokus pada layanan custom fitting,” jelasnya.
Dengan strategi promosi yang lebih agresif dan penguatan layanan personal seperti custom fitting, Golf Armour berharap dapat menjaga kinerja bisnis sekaligus mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah potensi kenaikan biaya dan perubahan harga di pasar perlengkapan golf. (Kar)