ICGC Series 3 Surabaya Jadi Arena Persaingan Pegolf Muda dari 12 Universitas
Teegolf.id, Surabaya – Indonesian College Golf Championship (ICGC) 2026 Series 3 sukses digelar di Bukit Darmo Golf, Surabaya, pada Kamis (6/8). Turnamen yang diselenggarakan oleh UKM Brawijaya Golf bekerja sama dengan Golf Armour Indonesia ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan bagi pegolf muda dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Sebanyak 64 pegolf ambil bagian dalam turnamen tersebut, terdiri atas mahasiswa, alumni, hingga peserta dari kategori umum. Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari 12 perguruan tinggi, di antaranya Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Kristen Petra, Universitas Udayana, Universitas Diponegoro, Telkom University, Universitas Bina Nusantara (Binus), serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Ketua Pelaksana ICGC Series 3, Kafka Abyan, mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen ini bertujuan membangun ekosistem golf kampus yang lebih kuat sekaligus memberikan ruang kompetisi yang berkelanjutan bagi generasi muda.
“ICGC Series 3 diikuti 64 pegolf dari kalangan mahasiswa, alumni, hingga kategori umum. Sebanyak 12 perguruan tinggi berpartisipasi dalam turnamen ini. Kami berharap ajang ini dapat menjadi wadah pembinaan bagi pegolf muda sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak UKM golf di berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” ujar Kafka.
Menurutnya, keberadaan turnamen antarkampus seperti ICGC penting untuk memperluas akses mahasiswa terhadap olahraga golf yang selama ini masih dianggap terbatas. Melalui kompetisi yang rutin diselenggarakan, mahasiswa memiliki kesempatan mengasah kemampuan, memperluas jaringan, serta memperkenalkan olahraga golf kepada lingkungan kampus yang lebih luas.
Pengembangan olahraga golf di kalangan mahasiswa dinilai memiliki peran penting dalam membangun fondasi pembinaan atlet jangka panjang. Pandangan tersebut disampaikan Owner Golf Armour Indonesia, Terence Wibowo, yang menilai bahwa perguruan tinggi dapat menjadi ruang strategis untuk menemukan sekaligus mengembangkan talenta-talenta muda yang berpotensi memperkuat prestasi golf Indonesia di masa depan.
Ia menjelaskan bahwa Golf Armour Indonesia berupaya memperluas kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dan mendalami olahraga golf melalui berbagai bentuk dukungan. Perusahaan menyediakan perlengkapan golf yang dibutuhkan untuk latihan maupun kompetisi, sekaligus menghadirkan program pembinaan yang dipandu oleh pelatih berstandar PGA Coach. Skema pelatihan tersebut disusun dengan biaya yang lebih terjangkau sehingga dapat diikuti oleh lebih banyak mahasiswa dari berbagai latar belakang.
“Kami ingin membuat akses terhadap pembinaan golf menjadi lebih mudah bagi mahasiswa. Karena itu, selain menyediakan perlengkapan, kami juga menghadirkan program akademi dengan pelatih berstandar PGA Coach yang lebih terjangkau sehingga semakin banyak mahasiswa dapat belajar dan berkembang di olahraga ini,” ujar Terence.
Menurutnya, semakin luas akses terhadap pembinaan yang berkualitas, semakin besar pula peluang lahirnya generasi pegolf muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional serta memperkuat proses regenerasi atlet golf Indonesia secara berkelanjutan.
Penyelenggaraan ICGC 2026 Series 3 menunjukkan semakin besarnya antusiasme komunitas golf kampus di Indonesia. Dengan kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan pelaku industri golf, turnamen ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat pembinaan atlet muda, memperluas partisipasi perguruan tinggi, serta menciptakan regenerasi pegolf Indonesia yang lebih kompetitif di masa mendatang.(kar)