Musim Hujan Datang, Haruskah Tetap Memakai Sunscreen?
Musim penghujan biasanya identik dengan cuaca yang lebih mendung dan hujan yang turun hampir setiap hari. Banyak orang beranggapan bahwa sinar matahari tidak akan terlalu terasa, sehingga penggunaan tabir surya atau sunscreen menjadi hal yang tidak terlalu penting. Namun, apakah itu benar? Apakah kita tetap memerlukan tabir surya di musim penghujan?
dr Berliana Kurniawati Nur Huda, M.Ked. Klin, Sp.DVE dari Esther Aesthetic Clinic menjelaskan bahwa penggunaan tabir surya (sunscreen) di musim penghujan tetap sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit.
Menurutnya meskipun sinar matahari tidak tampak jelas selama musim penghujan, sinar ultraviolet (UV) tetap bisa menembus awan dan menyebabkan kerusakan pada kulit. “Sinar UV, terutama UV-A, dapat menembus awan dan kaca, sehingga kulit kita tetap terpapar. Bahkan pada hari yang mendung, hingga 80% sinar UV bisa mencapai kulit,” ungkap wanita yang kerap disapa Nana tersebut.
UV-A adalah jenis sinar yang dapat merusak lapisan kulit terdalam dan mempercepat proses penuaan. Selain itu, paparan UV-A yang berkelanjutan juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Dengan kata lain, paparan UV tidak hanya terjadi saat cuaca cerah, tetapi juga saat cuaca mendung atau hujan.
Selain dari sinar UV, dr. Nana juga mengingatkan bahwa musim hujan seringkali membawa perubahan kelembapan udara dan meningkatkan polusi. “Hujan yang turun di perkotaan dapat membawa partikel polusi yang menempel pada kulit dan memperburuk kondisi kulit, seperti iritasi atau timbulnya jerawat,” jelasnya.
Itu sebabnya melindungi kulit dengan sunscreen adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit dan mencegah kerusakan jangka panjang. Sunscreen yang melindungi wajah terhadap sinar UVA dan UVB, adalah pilihan terbaik untuk perlindungan optimal.
Dalam memilih tabir surya untuk musim penghujan, dr. Nana menyarankan untuk memilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan broad-spectrum (melindungi dari UV-A dan UV-B). Sunscreen dengan tekstur ringan dan tidak berminyak juga menjadi pilihan terbaik, karena dapat digunakan sehari-hari tanpa menimbulkan rasa lengket atau mengganggu aktivitas.
Untuk memastikan perlindungan yang efektif, pilihlah sunscreen dengan faktor perlindungan matahari (SPF) minimal 30. Sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi dapat memberikan perlindungan yang memadai terhadap sinar UV. Pastikan juga memilih produk yang menawarkan perlindungan lebih luas, yaitu melindungi terhadap sinar UVA dan UVB.
“Jika Anda tinggal di daerah yang cenderung lembap, pilih sunscreen yang berbahan dasar gel atau air, yang lebih cocok untuk kulit yang mudah berminyak atau rentan berjerawat,” kata dr Nana.
Meskipun musim penghujan mengurangi intensitas sinar matahari langsung, dr.Nana menekankan pentingnya konsistensi dalam memakai tabir surya setiap hari. “Pemakaian tabir surya adalah langkah dasar dalam perawatan kulit, yang harus terus dilakukanapapun itu cuacanya,” tambahnya.
Dengan demikian, penggunaan dan pengaplikasian ulang sunscreen setiap dua hingga tiga jam sekali saat cuaca mendung tetap perlu dilakukan guna melindungi kulit dari risiko buruk.Dengan penggunaan tabir surya secara rutin, kulit akan lebih terlindungi dari risiko penuaan dini dan kerusakan akibat paparan sinar UV.