Incar Dua Rekor MURI, UK Petra Siap Taklukkan 90 Hole di Empat Lapangan dan Aksi Lintas Angkatan 99 Hole
Teegolf.id, SURABAYA — Universitas Kristen Petra (UK Petra) siap mengukir sejarah ganda dalam dunia olahraga nasional dengan menargetkan dua rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sekaligus dalam satu hari. Turnamen golf bertajuk “90 Holes in a Day Petranesian Golf Endurance Challenge” yang dijadwalkan pada Selasa, 28 Juli 2026 ini secara resmi menaikkan target dari rencana awal 81 holes menjadi 90 holes.
Tidak tanggung-tanggung, selain memecahkan rekor bermain maraton 90 holes di empat lapangan berbeda, ajang ini juga mengincar rekor MURI kedua melalui pencapaian golf bersama lintas angkatan dari yang tertua hingga termuda dengan akumulasi mencapai 99 holes pada hari yang sama. 12 peserta maraton akan mengitari empat lapangan golf papan atas di Surabaya dalam sehari, meliputi Ciputra Golf Surabaya, Golf Graha Famili, Bukit Darmo Golf Surabaya dan Pakuwon Golf & Family Club.

Ketua Umum “Onward to 65 Petra Christian University”, Teddy Salim, memaparkan bahwa keputusan mendapatkan dua rekor MURI ini lahir dari gelombang antusiasme serta kuatnya komitmen alumni yang bergabung. Masuknya energi segar, termasuk dari tokoh berpengaruh dunia golf profesional dan atlet muda, mendongkrak rasa percaya diri seluruh tim inti untuk mendorong batas kemampuan fisik mereka secara kolektif.

“Latar belakang lonjakan target ke 90 holes ini didorong oleh semangat kebersamaan para alumni yang luar biasa. Peserta inti kami bertambah dari 10 menjadi 12 orang setelah bergabungnya salah satu influencer golf terkemuka yang juga alumnus Petra.. Semangat baru ini membuat kami ingin meraih pencapaian yang jauh lebih berdampak. Komitmen ini melahirkan rencana besar, yaitu memecahkan rekor utama bermain di empat lapangan sebanyak 90 holes, serta rekor pendukung berupa main bareng lintas angkatan yang menembus angka simbolis 99 holes di hari yang sama setelah turnamen inti selesai,” jelas Teddy Salim kepada Teegolf.
Esensi sejati dari dua rekor MURI ini bukan sekadar mengejar skor individu atau catatan angka di atas kertas, melainkan pembuktian nyata dari nilai kesatuan (value of togetherness). Kami ingin memperlihatkan kepada publik bahwa lintas angkatan tua dan muda bisa menyatu dalam satu ekosistem yang solid. Ketika kesatuan itu terbentuk, tidak ada batasan fisik yang tidak bisa dilewati.

Para pemain junior dan pelatih berpengalaman akan mengimbangi serta membantu mendorong rekan-rekan amatir agar bisa finis bersama-sama. Nilai kebersamaan inilah yang kami bawa, sembari menggalang dana sosial secara terbuka berbasis aplikasi media sosial untuk kemajuan ekosistem Pendidikan.
Ketua Petranesian Golf Community, Christian Boby Widjaja, menegaskan kesiapan teknis untuk melompat jauh ke target 90 hingga 99 holes telah dimatangkan melalui program latihan terukur. Menyadari beban fisik yang tidak main-main, manajemen kepesertaan menggandeng instruktur profesional dari guna menggembleng stamina, ketahanan kardio, fisik, serta kapasitas motorik tim.

“Latihan ini sangat membantu dalam memberikan program latihan fisik intensif dua hingga tiga kali dalam seminggu. Pada uji coba lapangan terakhir, tim kami bahkan sudah berhasil menyelesaikan 63 holes dalam kondisi fisik yang sangat prima dan kompetitif, sehingga kami sangat optimis menghadapi turnamen. Menjelang satu minggu sebelum hari H, seluruh peserta juga akan dikarantina terpusat di salah satu hotel di Surabaya demi menjalani training center (TC) komprehensif, didampingi dokter spesialis untuk mengatur ketat asupan gizi, vitamin, makanan, serta pemulihan stamina,” ungkap Christian Boby Widjaja.
Baca Juga : UK Petra Tandai Usia ke-65 dengan Ajang Golf Prestisius dan Hadiah Miliaran Rupiah
Sisi akuntabilitas dan sportivitas pelaksanaan juga dipastikan berjalan ketat. Guna mensertifikasi keabsahan kedua rekor baru di Indonesia ini, pihak MURI mengonfirmasi akan menurunkan dua verifikator resmi untuk mengikuti jalannya permainan dari awal hingga akhir.
Dukungan penuh juga mengalir dari Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PGI) yang mengutus empat wasit berlisensi (referee) serta menempatkan perwakilannya sebagai tournament director demi menjaga integritas kompetisi. Melalui kesiapan paripurna ini, Petranesian Golf Community optimis dua piala rekor MURI dapat dibawa pulang sekaligus menginspirasi bangkitnya prestasi olahraga golf di kalangan mahasiswa dan junior Jawa Timur pada masa mendatang.
Selain mengejar prestasi olahraga dan pencapaian rekor MURI, kegiatan ini juga diusung sebagai ajang penggalangan dana (charity) untuk mendukung pengembangan ekosistem pendidikan di Universitas Kristen Petra. Melalui kampanye donasi yang dibuka secara daring dan melibatkan alumni, sivitas akademika, serta masyarakat luas, setiap ayunan di lapangan diharapkan menjadi bagian dari kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan generasi muda. Dengan demikian, semangat kebersamaan yang menjadi ruh kegiatan ini tidak hanya tercermin dalam permainan golf, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi dunia pendidikan. (Kar)