Suteepat Prateeptienchai Torehkan Rekor Bersejarah di Mandiri Indonesia Open 2025

Published on August 31, 2025

Teegolf.id, Jakarta – Pegolf asal Thailand, Suteepat Prateeptienchai, tampil fenomenal dan keluar sebagai juara Mandiri Indonesia Open 2025 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta. Tak hanya membawa pulang trofi, Suteepat juga mencetak sejarah sebagai juara dengan skor kemenangan terendah sepanjang gelaran Indonesia Open, yakni 264 pukulan atau 24-di bawah-par.

Pada putaran final, Suteepat langsung melejit meninggalkan pimpinan klasemen sebelumnya, Shariffuddin Ariffin dari Malaysia. Ia mencetak lima birdie dan dua eagle, termasuk eagle krusial di hole ke-6 dari jarak 254 yard, yang mengantarnya memimpin dengan selisih dua pukulan. Setelah itu, keunggulannya tak tergoyahkan hingga akhir permainan.

“Setelah eagle di hole 6, saya langsung memimpin. Kemudian mencetak birdie di hole 8, yang menurut saya hole tersulit. Itu benar-benar titik balik,” kata Suteepat usai pertandingan. Gelar ini menjadi yang keempat bagi Suteepat di Asian Tour, sekaligus membungkam anggapan bahwa ia hanya bisa menang di Taiwan. “Ini kemenangan pertama saya di luar Taiwan. Saya sangat senang,” tambahnya.

Kredit Foto Yulius Martinus – Indonesia Open

Indonesia sendiri menyimpan arti khusus bagi Suteepat. Pada 2022, ia memenangkan tiga gelar di Indonesia melalui Asian Development Tour (ADT), yang mengantarkannya menjadi juara Order of Merit dan mengamankan kartu Asian Tour untuk musim 2023.

Dari kubu tuan rumah, Kevin Caesario Akbar memberikan penampilan yang membanggakan. Bermain konsisten dan percaya diri, pegolf berusia 27 tahun itu menorehkan skor 66 atau enam-di bawah-par di putaran final, dan finis di posisi T7 — pencapaian terbaiknya di Indonesia Open sejauh ini. Ia mengaku tampil lebih rileks, terutama setelah mendapat dukungan langsung dari istri dan ibu mertuanya yang hadir di back nine.

Tiga pegolf Indonesia lainnya juga menuntaskan turnamen dengan hasil solid. Naarajie Emerald Ramadhanputra finis di T20 dengan skor total even par di putaran akhir, Gabriel Hansel Hari di posisi T64, dan Amadeus Susanto, pegolf amatir, mencatat skor total 289 atau satu-di atas-par.

Bank Mandiri selaku sponsor utama menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan turnamen yang berlangsung selama empat hari ini. Pejabat eksekutif PT Bank Mandiri, Henry Panjaitan, menyebut turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga simbol semangat, ketekunan, dan sportivitas para pegolf dari berbagai negara.

Baca Juga : Duel Dua Negara Tetangga Warnai Perebutan Gelar Mandiri Indonesia Open 2025, Naraajie Jaga Asa Tembus Top 5

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI), Japto S. Soerjosoemarno, juga menyatakan kebanggaannya terhadap performa pegolf nasional yang terus menunjukkan peningkatan. Jika tahun lalu hanya dua pegolf Indonesia yang lolos cut, tahun ini empat pegolf berhasil melaju ke putaran final, termasuk satu amatir.

Berikut hasil akhir Mandiri Indonesia Open 2025, Suteepat Prateeptienchai (THA) di posisi pertama dengan 264 pukulan (-24), disusul Taichi Kho (HKO) dengan 271 (-17), serta Kevin Yuan (AUS) dan Travis Smyth (AUS) yang sama-sama finis di posisi ketiga dengan skor 272 (-16). Kevin Caesario Akbar menjadi pegolf Indonesia terbaik di posisi T7 dengan total skor 274 (-14).

Turnamen tahun ini tak hanya melahirkan rekor baru, tetapi juga menunjukkan bahwa golf Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing di level internasional.(met)