Duel Dua Negara Tetangga Warnai Perebutan Gelar Mandiri Indonesia Open 2025, Naraajie Jaga Asa Tembus Top 5

Published on August 31, 2025

NARAAJIE ERP, Kredit Foto Yulius Martinus_ Indonesia Open

Teegolf.id, Jakarta – Persaingan di putaran ketiga Mandiri Indonesia Open 2025 memanas dengan duel sengit antara dua pegolf asal negara tetangga, Shahriffuddin Ariffin dari Malaysia dan Suteepat Prateeptienchai dari Thailand. Bertanding di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, keduanya saling kejar skor dalam pertandingan yang menentukan posisi di puncak klasemen jelang babak final.

Shahriffuddin memulai hari dengan keunggulan satu pukulan atas Suteepat. Namun, keunggulan itu sempat menguap di hole 8, ketika keduanya sama-sama berada di skor 13-di bawah-par. Hingga hole 9, keduanya berbagi puncak leaderboard setelah mencatat birdie yang membawa mereka ke 14-di bawah-par. Persaingan semakin ketat ketika mereka sama-sama mencetak birdie di hole 12, namun momen krusial terjadi di hole 14, di mana Shahriffuddin mencetak birdie sementara Suteepat harus mencatat bogey.

Keunggulan dua pukulan Shahriffuddin sempat terpangkas ketika Suteepat berhasil membalas dengan dua birdie beruntun di hole 14 dan 15. Namun, Shahriffuddin yang dikenal dengan julukan “Dino Fowler” kembali memimpin setelah mencatat birdie di hole penutup, sedangkan Suteepat harus puas dengan par. Dengan total skor 17-di bawah-par (199), pegolf Malaysia berusia 28 tahun itu kini unggul satu pukulan atas pesaing terdekatnya dari Thailand.

“Saya bermain solid hari ini dengan skor 4-under. Kesalahan besar hari ini adalah putt saya tidak bekerja dan shot-nya pendek-pendek. Tapi saya fokus main saja, coba mencapai green dan membuat birdie. Kalau tidak bisa, ya main par saja,” kata Shahriffuddin usai pertandingan. Ia juga menyebut bahwa hole 18 menjadi titik balik penting, di mana pukulan keduanya sedikit meleset ke apron, namun tetap berhasil membuahkan birdie yang mempertegas posisinya di puncak klasemen.

Sementara itu, harapan tuan rumah masih terjaga lewat penampilan konsisten Naraajie Emerald Ramadhanputra. Pegolf berusia 25 tahun ini mencatat skor 68 (4-di bawah-par) pada putaran ketiga dan kini mengoleksi total skor 12-di bawah-par. Hasil tersebut menempatkan Naraajie di posisi T7, bersanding dengan dua pegolf lainnya asal Thailand. Meski mengalami start yang lambat di beberapa hole awal, Naraajie tetap tampil stabil dan menjaga peluang untuk menembus lima besar di babak final.

“Saya ngalamin slow start di hole-hole awal. Ada beberapa birdie chances yang gagal dimanfaatkan. Tapi saya tetap bersyukur dengan 4-di bawah-par. Hari ini ball striking-nya kurang meyakinkan, putting sedikit di atas rata-rata, tapi secara keseluruhan saya puas,” ujarnya.

Baca Juga : Shahriffuddin Ariffin Kuasai Puncak Leaderboard Mandiri Indonesia Open 2025 Putaran Kedua

Wakil Indonesia lainnya, Kevin Caesario Akbar, juga menunjukkan permainan cukup stabil dengan membukukan skor 69. Ia kini mencatat total 8-di bawah-par dan menempati posisi T29 bersama tujuh pegolf lain. Di sisi lain, Gabriel Hansel Hari yang baru menjalani debut profesionalnya harus puas dengan skor even par (72) di putaran ketiga dan berada di posisi T64. Amadeus Susanto, satu-satunya pegolf amatir Indonesia yang lolos cut-off, tertahan di posisi 70 dengan total skor 3-di atas-par. Peluang Amadeus untuk meraih gelar Low Amateur cukup berat, mengingat pesaing terkuatnya, Ratchanon Chantananuwat dari Thailand, telah mengumpulkan skor 8-di bawah-par.

Persaingan menuju gelar juara Mandiri Indonesia Open 2025 kini memasuki fase penentuan. Shahriffuddin Ariffin dan Suteepat Prateeptienchai masih menjadi dua nama terdepan dalam perebutan takhta, namun bayang-bayang para pesaing seperti Travis Smyth (AUS), Micah Shin (USA), dan Wang Wei-hsuan (TPE) mulai mengintai dari belakang. Di sisi lain, publik Indonesia menaruh harapan besar pada Naraajie untuk membawa harum nama tuan rumah di kancah Asian Tour.

Berikut hasil lengkap klasemen sementara setelah putaran ketiga Mandiri Indonesia Open 2025:

  1. Shahriffuddin Ariffin (MAS) – 67-64-68 (199 / -17)
  2. Suteepat Prateeptienchai (THA) – 66-66-68 (200 / -16)
  3. Travis Smyth (AUS) – 69-65-68 (202 / -14)
  4. Micah Shin (USA) – 67-70-66 (203 / -13)
  5. Wang Wei-hsuan (TPE) – 70-67-66 (203 / -13)
  6. Charles Potter (USA) – 67-66-70 (203 / -13)
  7. Sarit Suwannarut (THA) – 69-70-65 (204 / -12)
  8. Jakkanat Inmee (THA) – 71-65-68 (204 / -12)
  9. Naraajie Ramadhanputra (INA) – 71-65-68 (204 / -12)

Babak final akan menjadi ajang penentu bagi para pegolf terbaik Asia untuk mengukir sejarah. Indonesia pun masih punya alasan untuk berharap.