UK Petra Raih Rekor MURI lewat Pameran Pendidikan dengan 275 Stan
Teegolf.id, SURABAYA – Pameran pendidikan tak selalu berlangsung di lingkungan kampus. Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya justru membawa kegiatan tersebut ke pusat perbelanjaan dengan menghadirkan 275 stan sekaligus dalam Petranesian Business & Education Fair (PBEF) 2026 di Galaxy Mall Surabaya.
Jumlah stan yang mencapai 275 tersebut mengantarkan UK Petra meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pameran pendidikan oleh perguruan tinggi dengan jumlah stan terbanyak di Indonesia.
Senior Manager MURI Triyono mengatakan rekor tersebut tercatat setelah UK Petra menggelar pameran di Galaxy Mall 1, 2, dan 3 Surabaya pada Minggu (20/9). Ratusan stan yang hadir berasal dari berbagai bidang dan menjadi bagian dari satu rangkaian kegiatan.
“Pada hari ini Museum Rekor Indonesia mencatatkan sebuah rekor baru karena pada hari ini diadakan pameran pendidikan yang dilaksanakan dan diselenggarakan oleh perguruan tinggi, namun jumlah stan itu tidak main-main mencapai 275 stan,” kata Triyono di Surabaya, Senin (21/9).
Menurut Triyono, penyelenggaraan PBEF 2026 memiliki keunikan tersendiri karena kegiatan pendidikan dikemas dalam ruang publik berupa pusat perbelanjaan. Konsep tersebut membuat aktivitas pendidikan, bisnis, dan masyarakat dapat bertemu dalam satu lokasi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan yang tidak hanya bersifat komersial, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Rektor UK Petra Rolly Intan menyambut pencapaian tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya, penghargaan MURI menjadi kejutan sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar UK Petra.
“Ini surprise bagi kami dan kami sangat senang sekali. Semuanya kami kembalikan kepada kemuliaan Tuhan, dalam arti kebaikan Tuhan kepada UK Petra,” kata Rolly.
Rolly mengatakan pencapaian tersebut juga menjadi momentum bagi UK Petra yang telah memasuki usia 65 tahun. Selama perjalanan tersebut, UK Petra telah memiliki sekitar 53.000 alumni yang tersebar di 55 negara.
Keberadaan puluhan ribu alumni tersebut dinilai menjadi potensi yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung kemajuan almamater. Melalui PBEF 2026, UK Petra sekaligus melihat kembali kekuatan jaringan alumni yang bergerak di berbagai bidang.
Sementara itu, Ketua Panitia PBEF 2026 Teddy Salim mengatakan kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai pameran pendidikan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara ekosistem pendidikan dan bisnis.
PBEF 2026 melibatkan ratusan stan yang diisi usaha milik alumni dan mahasiswa UK Petra. Selain itu, kegiatan tersebut turut menghadirkan lembaga pendidikan dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Menurut Teddy, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi yang terlihat dari transaksi selama penyelenggaraan acara. Dalam beberapa hari pelaksanaan, PBEF 2026 mencatat transaksi lebih dari Rp2 miliar.
“Tidak hanya itu, pada acara ini dalam beberapa hari telah mencatatkan transaksi lebih dari Rp2 miliar. Ini bukti jika kegiatan ini mampu berimbas pada perekonomian,” ujar Teddy.
Pencatatan rekor tersebut sekaligus menempatkan PBEF 2026 sebagai kegiatan yang mempertemukan pendidikan, kewirausahaan, jaringan alumni, dan masyarakat dalam satu ruang. Pemilihan pusat perbelanjaan sebagai lokasi pameran membuat kegiatan pendidikan hadir lebih dekat dengan aktivitas publik sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih luas.(kar)