Tiger Woods Ditangkap di Florida atas Dugaan DUI Setelah Kecelakaan Mobil Terbalik
TEEGOLF.ID, Florida – Legenda PGA Tour, Tiger Woods, kembali berurusan dengan hukum setelah terlibat kecelakaan mobil terbalik di dekat kediamannya di Jupiter, Florida, Jumat sore waktu setempat. Insiden ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah Woods menandai kembalinya ke golf profesional dalam final liga indoor TGL.
Sheriff John Budensiek dari Kantor Sheriff Martin County mengonfirmasi bahwa atlet berusia 50 tahun tersebut kini didakwa atas tuduhan mengemudi dalam keadaan mabuk atau terganggu (DUI) yang disertai kerusakan properti serta penolakan untuk menjalani tes urine yang sah.
Kronologi kejadian bermula saat Land Rover yang dikemudikan Woods melaju dengan kecepatan tinggi di jalan dua jalur. Berdasarkan keterangan Sheriff Budensiek, Woods mencoba menyalip sebuah truk pickup yang sedang menarik trailer pembersih bertekanan sebelum akhirnya kehilangan kendali dan mobil terbalik.
Pasca-kecelakaan, Woods dilaporkan berhasil merangkak keluar melalui pintu penumpang tanpa luka serius. Meski demikian, petugas di lokasi kejadian mencatat adanya tanda-tanda gangguan fungsi kesadaran pada sang atlet, meskipun hasil tes breathalyzer menunjukkan angka 0,00 atau negatif alkohol.
Dalam konferensi pers resminya, Sheriff Budensiek menggambarkan Woods sebagai sosok yang kooperatif selama pemeriksaan, namun tetap tidak berusaha untuk menjerat dirinya sendiri dalam memberikan keterangan. Akibat penolakannya terhadap tes urine di tempat, Woods diwajibkan menjalani masa penahanan setidaknya selama delapan jam sesuai prosedur hukum yang berlaku di Florida. Pihak kepolisian juga memastikan bahwa pengemudi truk pickup maupun pihak lain yang terlibat dalam insiden tersebut tidak mengalami cedera fisik.
Baca Juga : Tiger Woods Jalani Operasi Punggung Ketujuh, Ganti Cakram Tulang yang Rusak
Kasus ini menjadi sorotan tajam mengingat riwayat kesehatan Woods yang sangat kompleks dalam setahun terakhir. Berdasarkan data medis yang dihimpun dari tim bedah di Hospital for Special Surgery, Woods baru saja menjalani operasi besar akibat robekan tendon Achilles pada Maret 2025, yang kemudian disusul dengan operasi penggantian cakram lumbar pada punggungnya pada Oktober 2025.
Kondisi fisik yang masih dalam masa pemulihan ini memicu spekulasi mengenai pengaruh obat-obatan pereda nyeri atau pemulihan medis terhadap kemampuan mengemudinya, mengingat ia dinyatakan bersih dari alkohol.
Insiden ini merupakan kecelakaan lalu lintas serius kedua yang dialami Woods setelah kecelakaan tunggal pada Februari 2021 yang hampir membuat kaki kanannya diamputasi. Kejadian terbaru ini juga menempatkan partisipasinya di turnamen The Masters musim semi ini dalam ketidakpastian besar. Hingga saat ini, agen utama Woods, Mark Steinberg, maupun pihak manajemen PGA Tour belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah hukum selanjutnya atau dampak insiden ini terhadap karier profesional sang legenda golf dunia tersebut.(eta)