Rayhan Latief, Harapan Baru Golf Indonesia di Asia-Pacific Amateur Championship 2025

Published on October 13, 2025

Foto : Dok Pri

Teegolf.id, SURABAYA — Nama Rayhan Abdul Latief kian bersinar di kancah golf dunia. Pegolf muda berbakat yang kini menempuh studi di University of North Texas, Amerika Serikat itu kembali menjadi tumpuan Indonesia pada Asia-Pacific Amateur Championship (AAC) 2025 yang akan berlangsung di Majlis Course, Emirates Golf Club, Dubai, Uni Emirat Arab, pada 23–26 Oktober mendatang.

Dengan statusnya sebagai pegolf peringkat 155 dunia, Rayhan tampil dengan semangat dan kepercayaan diri tinggi. Setelah melalui proses panjang sejak debutnya pada 2022, ia kini berada di jalur yang menjanjikan. Dari gagal lolos cut pada penampilan perdananya, Rayhan bangkit dan finis di posisi T31 pada 2023, lalu mencatat hasil terbaik di peringkat T24 tahun lalu. Performa yang konsisten meningkat itu menumbuhkan optimisme besar untuk tahun ini.

“Saya merasa bersemangat untuk tahun ini, terutama karena kami akan bertanding di lapangan yang istimewa, di Emirates Golf Club. Saya sudah pernah bermain di sana dan suka dengan layout-nya. Rasanya cocok untuk gaya permainan saya,” ujar Rayhan.

Foto : Dok Pri

Ia ingin juga menunjukkan bahwa pegolf Indonesia juga bisa bersaing di level tertinggi. Target saya jelas: berjuang untuk memenangkan Asia-Pacific Amateur tahun ini.

Rayhan tidak sekadar mengandalkan bakat. Pengalaman internasionalnya memperkaya mental bertanding. Ia sudah dua kali mewakili Tim Internasional di ajang Junior Presidents Cup dan telah mengoleksi tujuh gelar amatir sejauh ini. Bagi Rayhan, setiap turnamen besar adalah kesempatan untuk belajar sekaligus membuktikan kualitasnya.

“Asia-Pacific Amateur merupakan ajang luar biasa. Sebagai pegolf dari kawasan ini, kami diberi kesempatan istimewa untuk berkembang dan mendapatkan pengalaman bersaing di level dunia. Saya ingin memanfaatkan peluang itu sebaik mungkin,” tegasnya.

Bersama Rayhan, Indonesia juga diwakili oleh Randy Bintang, yang tampil mengesankan pada edisi tahun lalu di Jepang dengan torehan skor 65 pada putaran pertama dan finis di posisi T19 hasil terbaiknya sejauh ini.

Kompetisi AAC tahun ini diikuti 119 pegolf dari 41 negara anggota Asia-Pacific Golf Confederation (APGC), termasuk nama-nama besar seperti Harry Takis (Australia), Ziqin Zhou (China), dan Ratchanon “TK” Chantananuwat (Thailand). Sejak pertama kali digelar, turnamen prestisius ini telah melahirkan bintang-bintang dunia seperti Hideki Matsuyama, Cameron Smith, dan Min Woo Lee.

Baca Juga : Selamat, Rayhan dan Elaine Sabet Gelar Juara di Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2024

Hingga kini, George Gandranata masih memegang rekor terbaik Indonesia di ajang ini dengan finis di posisi T17 pada 2011. Namun dengan dedikasi dan perkembangan pesat Rayhan, asa untuk mencetak sejarah baru semakin terbuka lebar.

Di usianya yang masih muda, Rayhan Latief bukan hanya mewakili Indonesia di lapangan hijau, tetapi juga membawa semangat generasi baru golf nasionalgenerasi yang percaya bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan pengalaman global, pegolf Indonesia bisa sejajar dengan para pemain terbaik dunia.(eta)