Queen Shine Gracella, Bintang Muda Golf dari Malang yang Tumbuh dengan Disiplin dan Mimpi Besar

Published on November 3, 2025

Dokumen Pribadi

Teegolf.id, Malang – Di balik wajahnya yang ceria, Queen Shine Gracella menyimpan semangat juang yang besar. Ia telah menorehkan prestasi membanggakan di dunia golf, mewakili Kota Malang di berbagai kejuaraan. Salah satu pencapaian terbarunya adalah meraih penghargaan Best Gross dalam Turnamen Golf Piala Wali Kota Malang 2025.

Kecintaannya pada golf berawal ketika ia berusia delapan tahun. Saat itu, Queen kecil hanya ikut ayahnya ke lapangan golf, hingga akhirnya diminta mencoba memukul bola. “Dari situlah saya mulai tertarik, lalu pelan-pelan belajar serius,” ujar Queen mengenang awal perjalanannya.

Sebelum mengenal golf, Queen sebenarnya lebih menyukai basket. Namun, dorongan sang ayah mengubah pandangannya. Ia meyakinkan bahwa golf memiliki masa depan panjang dan peluang berprestasi hingga usia dewasa. “Ayah bilang golf bisa membawa saya dapat beasiswa ke luar negeri. Dari situ saya mulai fokus,” ucap siswi SD Unggulan Permata Jingga 2, Kelas VI tersebut.

Sejak memutuskan beralih ke golf, Queen menjalani latihan teratur bersama Coach Prapto. Dalam seminggu, ia berlatih lima hari penuh dengan jadwal padat antara sekolah dan latihan. “Kuncinya disiplin, karena tanpa itu saya tak mungkin bisa berkembang,” katanya.

Salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat tampil di Mandiri Ciputra World Championship. Meski harus puas di posisi tiga, Queen belajar tentang pentingnya menjaga fokus. “Saya tampil bagus di ronde pertama, tapi terlalu percaya diri di ronde kedua. Itu jadi pelajaran berharga,” tuturnya.

Kini, dengan lebih dari 30 trofi yang berjejer di kamarnya, Queen terus mengasah diri untuk melangkah lebih jauh. Ia menaruh harapan besar bisa bermain di LPGA Tour dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia. “Saya ingin membuktikan bahwa pegolf muda Indonesia bisa bersinar,” ucapnya yakin.

Bagi Queen, prestasi bukan hanya hasil latihan, tapi juga dukungan dari keluarga dan pelatih. “Ayah dan ibu selalu mendukung penuh, dan Coach Prapto mengajarkan saya menjadi pemain yang kuat secara mental,” kata Queen.

Iapun berpesan kepada teman-temannya agar tidak menyerah mengejar mimpi. “Gunakan waktu untuk hal bermanfaat, bukan hanya bermain HP. Mulailah dari sekarang,” pungkasnya.(kar)