Prodigy Golf Academy Hadirkan Ladies Group Session dengan Standar PGA

Published on April 15, 2026

Teegolf.id, SURABAYA – Prodigy Golf Academy resmi memperkenalkan program terbaru bertajuk Ladies Group Session dengan menghadirkan pelatih bersertifikasi PGA sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran golf, khususnya bagi pemula perempuan di Surabaya.

Program ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pelatih dengan standar internasional di Indonesia. Salah satu owner Prodigy Golf Academy, dr. Terence Wibowo, mengungkapkan bahwa banyak teknik dasar golf yang selama ini diajarkan ternyata tidak tepat, sehingga berdampak pada lambatnya perkembangan pemain.

“Selama ini yang kita pelajari banyak yang keliru. Padahal kalau teorinya benar, latihan justru membuat kita semakin berkembang,” ujar Terence.

Ia mencontohkan kesalahan umum dalam instruksi teknik, seperti larangan menggerakkan kepala saat memukul bola. Menurutnya, yang dimaksud sebenarnya adalah menghindari pergeseran posisi kepala secara berlebihan, bukan menahan kepala agar benar-benar diam. Kesalahan pemahaman seperti ini dinilai berpengaruh pada teknik bermain hingga berisiko menyebabkan cedera.

Ki-ka : Salah satu owner Prodigy Golf Academy dr Terence Wibowo, Pelatih PGA Certified, Andrew Cameron, Kepala Sekolah Prodigy Golf Academy, Karolin Wibowo

Selain itu, Terence juga menyoroti metode pembelajaran yang kerap membiarkan pemain mencari “feeling” sendiri tanpa arahan jelas. Padahal, sebagian besar pemain memiliki keterbatasan waktu sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih efektif dan terstruktur.

“Kalau sudah menggunakan jasa pelatih, seharusnya diberikan solusi yang jelas, bukan disuruh mencari sendiri,” tegasnya.

Ditambahkan Kepala Sekolah Prodigy Golf Academy, Karolin Wibowo, menjelaskan bahwa hadirnya program ini mengusung kurikulum berbasis standar Professional Golfers’ Association (PGA) yang telah diakui secara internasional. Dengan kurikulum tersebut, proses pembelajaran menjadi lebih sistematis dan berkesinambungan.

“Semua pelatih PGA memiliki kurikulum yang sama, sehingga pembelajaran bisa berlanjut meskipun pelatihnya berbeda,” jelas Karolin.

Ia menambahkan, pendekatan pengajaran dalam kelas ladies dirancang lebih komunikatif dan menekankan kenyamanan peserta. Hal ini penting untuk membangun rasa percaya diri, terutama bagi peserta yang baru pertama kali mengenal golf.

Baca Juga : Golf Armour Tingkatkan Pemahaman Aturan Lewat Seminar ‘Rules of Golf’

Pelatih PGA Certified, Andrew Cameron, menuturkan bahwa fokus utama dalam sesi awal adalah membangun fondasi dasar yang benar, mulai dari cara memegang stik (grip), posisi berdiri, hingga penempatan bola. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan rotasi tubuh dalam melakukan swing, bukan sekadar mengandalkan kekuatan tangan.

“Banyak pemula terlalu fokus pada tangan, padahal kunci utama ada pada rotasi tubuh,” ujarnya.

Dalam tahap awal, Andrew tidak menargetkan akurasi arah pukulan, melainkan kemampuan peserta untuk melambungkan bola sebagai bagian dari membangun kepercayaan diri. Menurutnya, aspek arah dapat diperbaiki seiring dengan peningkatan kemampuan teknik.

Ia juga menyoroti fenomena banyaknya pemain yang belajar secara mandiri melalui media sosial tanpa pendampingan yang tepat. Hal ini dinilai justru berpotensi menanamkan teknik yang keliru.

Melalui program Ladies Group Session ini, Prodigy Golf Academy berharap dapat membangun komunitas golf yang tidak hanya berorientasi pada gaya, tetapi juga performa, sekaligus mendorong lahirnya pemain dengan teknik yang benar dan berstandar internasional.(kar)