Persaingan Ketat dan Cuaca Berat Warnai Langkah Pegolf Junior Indonesia di Asian Junior Masters 2026

Published on February 5, 2026

Amira Permadi melonjak ke posisi empat besar Asian Junior Master 2026

Teegolf.id, Hua Hin – Memasuki selesainya ronde kedua, performa para pegolf Indonesia menunjukkan dinamika naik-turun yang menarik di tengah persaingan ketat. Di kategori A Boys, Jayawardana Dornan tampil solid dan naik lima peringkat dengan total skor 144 (even par), sementara B Boys, Eugene Emmanuel Tanyongjaya berada di peringkat 11 dengan skor 153 (+9).

Kategori C Boys diwarnai perjuangan Reicher Santoso dengan skor 159 (+15). Dari kategori putri, Calista Allegra D. menunjukkan konsistensi di C Girls dengan menempati posisi T5 berkat skor 150 (+6). Hasil cukup menonjol datang dari kategori D Girls, saat Amira Permadi melonjak ke posisi empat besar dengan skor impresif 138 (-6), menjadi salah satu performa terbaik Indonesia hingga ronde kedua.

Calista Allegra D. menunjukkan konsistensi di C Girls dengan menempati posisi T5

Pada nomor beregu, hasil paling menjanjikan hadir dari Youth Master Girls yang konsisten di posisi empat dengan skor 291 (+3).

Baca Juga : Indonesia Kirim 13 Pegolf Junior Terbaik ke Asian Junior Masters 2026 di Thailand

Kapten Tim Indonesia Junior Golf, Indra Saiful, menilai hasil sementara ini mencerminkan proses adaptasi para pemain muda Indonesia di level internasional. “Secara permainan, anak-anak sudah berjuang maksimal. Yang terpenting, mereka belajar mengelola tekanan dan situasi lapangan,” ujar Indra.

Jayawardana Dornan tampil solid dan naik lima peringkat dengan total skor 144 (even par)

Ia juga menekankan bahwa tantangan terbesar sejauh ini datang dari faktor non-teknis. Cuaca terik dengan angin kencang sekitar 20 km/jam membuat kondisi permainan jauh lebih berat dibandingkan sesi latihan resmi. “Angin sangat memengaruhi pemilihan stik dan arah pukulan. Fokus dan stamina benar-benar diuji. Kami berharap di ronde terakhir mereka bisa lebih tenang, bermain cerdas, dan memperbaiki posisi,” kata Indra.

Dengan satu ronde tersisa, tim Indonesia masih memiliki peluang untuk meningkatkan hasil sekaligus mengumpulkan pengalaman berharga. Ajang Black Mountain Asian Junior Masters 2026 menjadi panggung penting bagi para pegolf junior Tanah Air untuk mengasah mental, konsistensi, dan daya saing di tengah atmosfer kompetisi Asia yang menuntut ketangguhan fisik dan mental. (kar)