Nilai Karakter dan Kejujuran Seseorang dari Golf
Olahraga yang satu ini bisa dibilang unik, tak hanya untuk kesehatan. Nyatanya banyak manfaat lain yang dapat diperoleh, diantaranya yaitu untuk memperluas relasi dan juga untuk melatih etika. Hal inilah yang mebuat golf terlihat eksklusif sehingga hanya dimainkan oleh orang-orang tertentu.
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Royke Tumilaar yang hobi main golfpun membenarkannya. Royke sendiri belajar banyak hal dari golf. Yakni, soal kesabaran dan kejujuran.
“Di lapangan (golf) itu menarik, interesting, kita bisa tahu karakter orang. Semakin lama semakin tahu kita orangnya,” tutur Royke.
Menurutnya, ketika bermain golf, seseorang sebetulnya tengah melawan dirinya sendiri. Sebab, dalam permainan itu, skor dicatat sendiri. Menaruh bola dan memukulnya pun, sendiri. Artinya, seorang pemain harus mampu me-manage dirinya sendiri.
“Jadi kalau dia bohong, dia cheating, dia pindahin bolanya, itu udah cheating kan. Kita bisa tahu karakter orang di situ. Kita bisa melihat kesabaran partner kita,” beber Royke.
Dia mengakui, golf adalah olahraga mahal. Tapi, sebagai seorang bankir, yang lebih banyak berkecimpung di wholesale, baik di corporate maupun commercial banking, golf berkaitan erat dengan dunianya.
Golf juga bisa menjadi alat ukur seberapa jujur seseorang terlebih peluang berbuat curang saat bermain golf sangatlah terbuka. Namun disitulah kita harus melawan diri kita sendiri,
Tak hanya itu, bagi mereka yang ada di dunia bisnis. Golf sangat tepat untuk memperluas relasi baik bersama rekan ataupun mitra kerja. Dengan menghabiskan waktu yang cukup lama saat bermain membuat kedekatan semakin erat antar pemain sehingga tak ayal loby-loby bisnis terjadi lewat hal ini.