Mengenal Karakter Orang dari Golf
Ketua PGA Unair, Agus Hidayat Toha
Profil Teegolf.id kali ini merupakan Ketua salah satu komunitas besar di Indonesia. Kecintaanya terhadap golf tak perlu diragukan lagi, sedari muda ia sudah menggemari olahraga yang satu ini.
Adalah Agus Hidayat Toha, pria yang saat ini berprofesi sebagai pengusaha tersebut mengenal golf saat ia melanjutkan study S-2 nya di salah satu Universitas di Amerika, iapun belajar secara otodidak.
“Saya memulai untuk belajar golf karena dorongan lingkungan sekitar saat saya kuliah di Cleveland State University. Dari situlah saya bertekad untuk terus belajar lebih mendalam lagi, berbagai upayapun dilakukan. Mulai dari driving disana saat ada waktu luang, turun ke lapangan, belajar dari yang lebih senior. Dan masih banyak lagi upaya yang saya lakukan. Dan ternyata benar dari situlah saya mulai menggemari golf bahkan terus penasaran dengan permainan yang satu ini hingga sekarang,” terangnya.

Melihat Karakter Seseorang Melalui Golf
Menurut Agus, memilih golf sebagai olahraga yang ditekuni adalah keputusan terbaik yang pernah ia ambil, pasalnya karakter seseorang dapat dilihat melalui permainan golfnya.
“Digeser atau tidak bolanya saat berada dibalik pohon. Ada yang mengubah skor atau tidak. Semua itu mencerminkan bagaimana dia memperlakukan kehidupannya dan saya biasanya tidak akan pernah mau lagi bermain golf dengan yang curang, termasuk juga berbisnis” kata Agus.
Disamping itu golf juga bisa menjadi media untuk berkomunikasi dengan lebih baik. Karena kesibukan dan keterbatasan waktu yang tersedia, pertemuan bisa berlangsung sangat singkat. Namun melalui golf, komunikasi yang tercipta bisa menjadi lebih formal dan santai.
” Disana kita bisa berbincang bisnis dengan lebih santai dan bisa lebih detail dengan waktu yang relatif lama,” ujar pemegang handicap single tersebut.
Antara Golf dan Softball

Dalam perkembangan permainan Agus, bermain golf tidak selamanya mulus mulus saja. Golf adalah olahraga yang sangat sensitif. Hal-hal non teknis bisa menjadi sangat mengganggu.
“Ketika flight depan bermain lambat itu tentu saja menganggu flight dibelakangnya. Ketenangan emosi kita terganggu yang pada akhirnya merusak ritme permainan. Disanalah uniknya golf. Peace of play adalah etika golf yang sangat penting,” ujarnya kembali.
Ditambahkan Agus bahwa olahraga favoritnya yang lain adalah softball. Bahkan ia sempat masuk ke dalam squad tim Jawa Timur untuk bertanding di Kejurnas.
“Dalam permainan softball pastinya membutuhkan teamwork dan skill individu sekaligus, ini bisa menjadi tontonan yang indah dan menarik bila bisa menyatu. Olahraga ini adalah permainan yang menyenangkan namun perlu keterampilan komplek,” terangnya.
Ingin Mengumpulkan Alumni Unair Sebanyak-banyaknya melalui Golf

Agus berharap kiprahnya sebagai Ketua PGA Unair dapat bermanfaat untuk semua pihak. Selain memperkuat silaturahmi dan solidaritas antar alumni, melalui PGA Unair dapat memberikan manfaat seluas-luasnya untuk masyarakat.
“Untuk itu saya mengajak semua alumni Unair yang mempunyai hobi pada olahraga golf untuk bergabung. Karena banyak hal positif yang dapat diambil dari komunitas ini seperti networking, charity dan masih banyak yang lainnya,” tuturnya.
Tahun 2023 lalu, bertepatan dengan 4th Annual Turnamen , PGA Unair juga telah membuat charity dimana hasil penggalangan dana diperuntukkan membantu RS Terapung Unair.

(SA-1)