Kuartet Indonesia Hadapi Start Berat di WAAP, Pegolf Korea Yang Yunseo Memimpin dengan Skor 64

Published on February 12, 2026

Abigail Rhea Wiharko Rd 1.jpg

Teegolf.id, Wellington – Para pegolf Indonesia menghadapi tantangan berat pada putaran pertama Women’s Amateur Asia-Pacific (WAAP) Championship yang mulai digelar di Royal Wellington Golf Club, Kamis (12/2). Kuartet Merah Putih yang terdiri atas Bianca Naomi Laksono, Thea Jessica Tan, Abigail Rhea Soeryo Wiharko, dan Gemilau Joanne Kurnia harus bekerja keras setelah tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen sementara asal Korea Selatan, Yang Yunseo, yang tampil impresif dengan skor 64.

Bianca menjadi wakil Indonesia dengan catatan terbaik pada hari pertama. Dalam debutnya di ajang WAAP, pegolf berusia 21 tahun itu membukukan skor 6-over 78 dan untuk sementara menempati posisi T64. Penampilan tersebut menjadi pijakan awal bagi Bianca dalam persaingan ketat turnamen amatir elite kawasan Asia-Pasifik tersebut.

Sementara itu, Thea Jessica Tan yang menjalani penampilan ketiganya di kejuaraan ini mencatatkan skor 80. Abigail Rhea Soeryo Wiharko harus puas dengan skor 81, sedangkan Gemilau Joanne Kurnia membukukan 82. Hasil tersebut menempatkan para pegolf Indonesia di luar jajaran papan atas pada akhir putaran pertama.

Yang Yunseo Rd 1. Credit The R&A.jpg

Di sisi lain, dominasi pegolf Korea kembali terlihat. Meski belum pernah meraih gelar juara sejak WAAP pertama kali digelar pada 2018, empat wakil Negeri Ginseng langsung menghuni jajaran sepuluh besar pada hari pembuka. Yang Yunseo memimpin klasemen setelah membukukan delapan birdie tanpa bogey, mencatatkan salah satu skor terendah dalam sejarah penampilannya di ajang ini.

Pegolf berusia 18 tahun itu unggul satu stroke atas Arianna Lau dari Hong Kong yang mencatatkan skor 65. Sementara itu, Park Seojin dari Korea Selatan membuka turnamen dengan skor 67 untuk menempati posisi ketiga. Juara bertahan asal Malaysia, Jeneath Wong, memulai langkahnya dengan skor 72. “Saya malah tidak mengira bisa meraih skor sebagus ini,” ujar Yang usai pertandingan.

Ia mengakui sejumlah putt jarak dekat yang berhasil dikonversi menjadi birdie menjadi kunci performanya. “Saya memainkan putaran latihan di lapangan ini selama dua hari karena saya yakin, Anda mesti mengetahui lapangan ini dengan baik agar bisa mendapatkan skor yang bagus. Bahkan setelah menyelesaikan putaran ini, saya mengingatkan diri saya kalau ini baru putaran pertama. Saya akan fokus pada bola yang ada di depan saya. Kalau bisa melakukannya, saya kira skor bagus akan mengikuti,” tambahnya.

Baca Juga : Menang Dramatis, Hwang Yoona Juara Indonesia Women’s Open 2025

WAAP merupakan kejuaraan yang dikembangkan oleh The R&A dan Asia-Pacific Golf Confederation (APGC) dengan tujuan membuka jalur karier bagi pegolf amatir wanita menuju panggung internasional. Turnamen ini menawarkan insentif besar bagi sang juara, yakni kesempatan tampil di tiga kejuaraan major tahun 2026: AIG Women’s Open di Royal Lytham & St Annes, The Amundi Evian Championship di Prancis, serta Chevron Championship di Amerika Serikat.

Ajang ini juga mendapat dukungan sejumlah mitra internasional, di antaranya Rolex, ISPS Handa, Royal Wellington Golf Club, Samsung, Hana Financial Group, Nippon Kabaya Ohayo Holdings, Peter Millar, Titleist, Sparms, New Zealand Mercedes-Benz, dan Tongariro. Dukungan turut datang dari New Zealand Major Events, Wellington Council, serta asosiasi penyelenggara Golf New Zealand.

Putaran pertama menjadi ujian awal bagi para pegolf Indonesia untuk bangkit pada hari-hari berikutnya. Dengan persaingan yang masih panjang, peluang memperbaiki posisi tetap terbuka, meski tantangan di Royal Wellington dipastikan tidak akan mudah. (KAR)