Jatuh Hati dengan Golf karena Menjunjung Sportivitas dan Kejujuran

Published on September 9, 2024

Tak hanya didominasi oleh para pria, kini golf juga dilirik oleh para perempuan untuk dijadikan olahraga favorit. Termasuk juga untuk Octa Lely Leinny, Funding Officer Bank Jatim cabang Jakarta. Baginya bermain golf itu sangat menyenangkan, karena bukan hanya berolahraga, tetapi juga bisa memperluas pertemanan dan juga berekreasi memandangi lapangan golf yang asri.

Octa (sapaan akrabnya) mengenal golf karena tuntutan pekerjaan, seringnya diajak atasan untuk bermain golf membuat ia akhirnya belajar golf lebih dalam. Dan setelah mencoba olahraga yang satu ini, iapun langsung jatuh hati.

“Saya sangat menyukai golf, karena golf adalah olahraga yang penuh dengan disiplin, penuh dedikasi dan integritas diri. Pada saat turnamen, kita bisa saja menuliskan skor brapapun yang kita mau, untuk bisa keluar sebagai juara. Karena tidak ada satupun yang mengetahui. Namun bila itu kita lakukan, maka kita benar-benar mencederai sportivitas dan kejujuran yang kita miliki dalam diri.Inilah yang paling saya suka dari golf,” ujarnya.

Selain itu menurutnya, golf juga merupakan sarana  yang tepat untuk bersosialisasi dengan teman dan memperluas relasi. Tak hanya dari sektor perbankan saja tapi juga berbagai sektor lainnya.

“Saya menemukan banyak teman dari olahraga golf. Tidak melulu hanya para bankers saja tapi juga dari sektor lainnya. Tak ayal bahkan saya bisa memperoleh kerjasama bisnis melalui golf,” tuturnya.

Kendati baru beberapa tahun menekuni golf, Okta rupanya tak mau main-main. Ia selalu menyempatkan diri untuk berlatih ataupun turun ke lapangan. Dalam satu minggu ia bisa 2 hingga 3 kali berlatih di driving range. Dan satu kali dalam sebulan untuk turun lapangan.

Lantas apakah ia tak takut dengan terik sinar matahari yang menyengat saat bermain golf seperti layaknya wanita lainnya? Ditambahkannya bahwa apapun olahraga yang ditekuni pasti secara tidak langsung akan terkena paparan sinar matahari. Diakuinya durasi bermain yang lama dan intensitasi sinar matahari yang begitu terik kadang juga membuatnya resah namun ia tak mau patah semangat.

“Sebenarnya ada banyak upaya yang dapat dilakukan jika memang takut dengan paparan sinar matahari secara langsung, diantaranya yaitu memakai penutup kepala atau baju yang dapat melindungi dari panas, yang kedua memakai sunscreen yang sesuai dengan kulit, yang terakhir mungkin bisa memilih waktu saat bermain golf yakni saat pagi atau malam,” jelasnya.

Tergabung dengan Jatimers Golf Community (JGC)

Oktapun juga ikut tergabung dalam Jatimers Golf Community (Komunitas Golf Bank Jatim). Melihat eksistensinya terhadap olahraga yang satu ini, tak ayal ia ditunjuk sebagai Koordinator pengembangan olahraga golf di cabang Jakarta. Iapun bertugas untuk mangajak rekannya yang lain untuk mengenal golf.

“Golf menjadi salah satu program perusahaan yaitu ‘Work life balance’, itu sebabnya saya bertugas untuk mengajak teman-teman agar mulai melirik golf sebagai olahraga favorit. Terkadang tugas ini mudah jika menemukan teman satu frekuensi, tapi terkadang juga sangat sulit untuk mengajak mereka meluangkan waktu belajar golf dan banyak dari mereka yang menolak. Tapi gak papa ini semua menyenangkan bagi saya,” kelakarnya.

Kedepan iapun berharap dapat semakin piawai dalam bermain golf sehingga nantinya dapat menginspirasi teman, rekan atau para wanita di luar sana untuk bermain golf. (kar)