BI: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal III Tetap Kuat

Published on November 8, 2023

cr : istimewa

­­Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat pada kuartal III-2023, bila dibandingkan dengan angka pertumbuhan kuartal II-2023.  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023 sebesar 4,94% YoY, atau melambat dari kuartal II-2023 yang sebesar 5,17% YoY.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat, di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global,” terang Direktur Departemen Komunikasi BI Nita A. Muelgini dalam keterangannya, Selasa (7/11).

Pertumbuhan ekonomi pada periode Juli 2023 hingga September 2023 tersebut didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 5,06% YoY.

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga seiring dengan kenaikan mobilitas yang terus berlanjut, daya beli masyarakat yang stabil, serta keyakinan konsumen yang masih tinggi.

Pertumbuhan investasi secara keseluruhan meningkat 5,77% YoY karena berlanjutnya pembangunan infrastruktur pemerintah di berbagai wilayah Indonesia, termasuk proyek pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sementara itu, konsumsi pemerintah turun 3,76% dan net ekspor turun 4,26% YoY.  Penurunan ekspor didorong oleh turunnya ekspor barang, akibat perlambatan ekonomi global. Kabar baiknya, ekspor jasa tetap tumbuh kuat didukung kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara.

Lebih lanjut, Nita memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang tahun 2023 akan berada di kisaran 4,5% hingga 5,3% YoY.

“Ke depan, pertumbuhan ekonomi akan didukung oleh permintaan domestik, baik konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah, maupun investasi,” tandas Nita. (SA)