Akankah Merger PGA Tour dan LIV Golf dapat Terwujud?
Polemik Merger PGA Tour dan LIV Golf (cr pic : Golf Magazine)
PGA Tour dan LIV Golf terus melakukan konsolidasi guna memperpanjang waktu penggabungan yang diusulkan. Dari yang awalnya ditetapkan pada 31 Desember 2023 akan diperpanjang hingga tahun depan menunggu kesepakatan yang disetujui kedua belah pihak.
Penundaan ini dilakukan karena gejolak yang terjadi antara PGA Tour dan LIV Golf yang didukung oleh Saudi Public Investment Fund. Komisaris Jay Monahan mengatakan para pemain telah mengirimkan sebuah memo. Dimana dalam memo tersebut berisikan penangguhan terkait hal tersebut.
“Meskipun pada awalnya kami telah menetapkan tenggat waktu 31 Desember 2023 untuk mencapai kesepakatan, kami sedang berupaya untuk memperpanjang negosiasi kami hingga tahun depan berdasarkan kemajuan yang telah kami capai hingga saat ini,” menurut memo yang diperoleh CNBC.
Monahan mengatakan kepada para pemain bahwa tujuan tur untuk tahun 2024 adalah untuk mencapai kesepakatan dengan Strategic Sports Group, Dana Investasi Publik Arab Saudi dan DP World Tour, yang membawa mereka bergabung sebagai co-investor minoritas di PGA Tour Enterprises.
Sementara itu, PGA Tour baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka sedang dalam putaran final negosiasi dengan koalisi investor AS yang disebut Strategic Sports Group dan dipimpin oleh Fenway Sports Group. Monahan mengatakan kedua belah pihak telah membuat kesepakatan dan bahwa tur tersebut telah memberikan informasi uji tuntas yang diminta oleh SSG.
“Kemitraan ini akan memungkinkan kami untuk menyatukan, berinovasi dan berinvestasi dalam permainan untuk kepentingan pemain, penggemar dan sponsor,” katanya.
PGA Tour dan LIV diharapkan untuk membuat keputusan resmi tentang kolaborasi tersebut menjelang turnamen Masters pada bulan April.(MP-1)