Adu Performa SUV Listrik BYD Atto 3 Vs Chery Omoda E5 yang Segera Meluncur

Published on January 24, 2024

BYD Atto 3 Vs Chery Omoda E5 mana yang lebih unggul?

Dua kompak SUV listrik segera dijual di Indonesia. Masing-masing pabrikan baru mengenalkan saja ke masyarakat. Belum resmi menjual, karena mungkin masih menunggu juklak dan juknis (petunjuk pelaksanaan dan teknis) dari Perpres No 79 Tahun 2023. Yang masih hangat, jadi buah bibir ada BYD Atto 3  dan Chery Omoda E5. Keduanya ditaksir memiliki rentang harga on the road Rp400 juta hingga Rp500 jutaan. Menarik, karena spesifikasinya saling beradu.

 

Dilansir Oto.com, keduanya memangagak mirip. Namun ukuran BYD Atto 3 sedikit lebih besar dibandingkan Chery Omoda E5. Semua memiliki format tempat duduk lima penumpang, kompak untuk berselancar di dalam maupun ke luar kota. Sedangkan desain, keduanya menawarkan rancangan unik. Masing-masing memiliki garis tegas sebagai karakter sporty tiap merek.

 

BYD Atto 3

 

Tapi kalau boleh memilih, Omoda E5 lebih menarik dipandang. Bagian raut muka penuh dengan permainan garis LED. Begitu juga saat menengok ke dalam kabin. Produk Chery memiliki penataan simpel, namun terasa elegan bak kendaraan Eropa. Sedangkan interior BYD Atto 3 juga tak kalah canggih. Head unit bisa diputar vertikal maupun horizontal. Namun masih banyak lekukan dasbor, bentuk ventilasi dan panel yang nyentrik. Tidak semua orang bisa menerima hal baru macam itu.

 

Chery Omoda E5

 

Kalau adu kekuatan duo SUV listrik kompak dari Cina ini sebetulnya agak mirip. Mereka semua menggunakan jantung elektrik Permanent Magnet Synchronous Motor. Lontaran tenaga masing-masing 204 PS. Tapi Omoda E5 sedikit unggul 30 Nm. Torsi puncak mencapai 340 Nm secara instan. Nah menarik, keduanya menggunakan baterai berkekuatan dan kualitas sama: LFP Blade Battery yang disokong oleh BYD. Diklaim lebih aman dibandingkan lithium ion.

 

Saat mengecas, Omoda E5 bisa menerima arus listrik besar (fast charging) 150 kW. Sedangkan Atto 3 hanya sanggup mendapat transfer sebesar 88 kW. Untuk diketahui, SPKLU milik PLN di sejumlah rest area memiliki kekuatan pengisian hingga 200 kW. Namun sayangnya produk Chery ini tidak memiliki fitur vehicle to load (V2L). Fungsinya mirip power bank buat menghidupkan peralatan elektronik lain. Kalau SUV BYD sudah ada.

 

Bagaimana tertarik untuk memilikinya? (VL-1)