PB PGI Gagas Program ‘Golf Go to School’ untuk Regenerasi Atlet

Published on October 7, 2023

Pembinaan atlet golf menjadi fokus utama PB PGI kedepan. Hal ini dikemukan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI), Japto Soelistyo Soerjosumarno. Ditemui dalam event Jatim Golf Open Tournament 2023, ia mengatakan bahwa adanya turnamen golf menjadi kegiatan yang sangat penting bagi para pemain golf, baik junior, amatir dan ladies dalam rangka pembinaan olah raga.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, prestasi-prestasi kita, pembinaan juniornya semakin bertambah. Setiap ada turnamen, PGI selalu meminta disiapkan slot untuk atlet, baik amatir maupun junior,” katanya.

Ia menegaskan, setiap daerah harus memiliki pembinaan sehingga tidak akan terjadi seperti beberapa tahun yang lalu, dimana setiap akan mendekati PON terjadi mutasi atlet.

“Ini tidak boleh terjadi lagi. Kita garap, semua Pengprov, Pengkot, Pengcab semua membina dan kewajiban setiap club adalah membina lima anak sekolah,” ujarnya.

Japto menyontohkan, atlet Tiger Woods yang menjadi icon golf dunia. Dalam setiap turnamen, Tiger Woods menjadi magnet untuk bisa menggaet lebih banyak penonton sehingga tiket akan terjual lebih banyak.

“Jadi dia tidak usah juara, dimana pun dia diundang , orang akan datang. Penjualan tiket naik. Dia juga mendesain topi, baju, golf stik dan macam-macam. Ini jadi industri olah raga.  Bahkan yang tidak berolah raga pun membeli pakaian olah raga. Ini mungkin gambaran yang dihasilkan dari pembinaan dan pengembangan olah raga baik manusianya sebagai atlet maupun sarana  prasarana pendukung kepada masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, PB PGI juga merencanakan program “golf go to school” untuk menjaring atlet-atlet golf melalui sekolah. Dengan masuknya olahraga sebagai kurikulum pendidikan yang wajib diikuti oleh pelajar, maka proses regenerasi dan pencarian bakat terutama untuk atlet golf akan lebih mudah.

Ia menambahkan dengan program yang dicanangkan PB PGI yaitu “golf goes to school” dapat menjadi salah satu acuan kedepannya untuk federasi olahraga lain dengan program yang selaras dengan kurikulum satuan pendidikan.

“Kami sangat mengharapkan kepada para pengelola olahraga KOI, KONI dan Menpora dapat menyampaikan ini untuk menjadi program pemerintah, sport goes to school. PB PGI akan memulainya dengan program golf to school,” ungkap Japto Soerjosoemarno.