PGI Surabaya Luncurkan Program ‘Suroboyo Wani’, Siapkan Atlet Menuju Juara Umum Porprov 2027

Published on April 12, 2026

Ketua PGI Kota Surabaya, Syamanta Novan

Teegolf.id, SURABAYA – Pengurus Kota Persatuan Golf Indonesia (PGI) Surabaya resmi menggebrak tahun 2026 dengan meluncurkan program pembinaan berkelanjutan bertajuk ‘Suroboyo Wani’. Program ini dirancang khusus sebagai wadah regenerasi dan peningkatan mental bertanding atlet golf junior di Surabaya guna mempertahankan predikat juara umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang.

Ketua PGI Kota Surabaya, Syamanta Novan, menjelaskan bahwa program ‘Suroboyo Wani’, merupakan rangkaian turnamen berseri yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Fokus utama dari turnamen ini adalah memberikan jam terbang yang lebih kompetitif serta pemetaan kualitas atlet sejak dini.

“Kami mencoba untuk mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2027. Di tahun 2026 ini, kami memiliki waktu setahun penuh untuk persiapan. Kami ingin memastikan atlet-atlet kita benar-benar siap, baik secara teknik maupun mental bertanding,” ujar Syamanta Novan.

Program ‘Suroboyo Wani’ direncanakan terdiri dari empat seri turnamen yang akan digelar di berbagai lapangan golf ternama di Surabaya, seperti Bukit Darma Golf (BDG), Graha Famili, dan Ciputra Golf. Seri pertama dijadwalkan mulai berjalan pada April 2026, disusul seri kedua yang dikolaborasikan dengan ajang bergengsi Piala Wali Kota (Wali Kota Cup) pada bulan Mei. Seri ketiga akan menyusul pada Agustus, dan seri keempat pada November mendatang.

Guna menjaga objektivitas dan profesionalisme pembinaan, PGI Surabaya juga telah membentuk Komite Pembinaan Atlet Junior yang bekerja secara independen. Komite ini bertanggung jawab menyusun program latihan, target prestasi, hingga proses evaluasi rutin setiap tiga bulan.

“Saya selaku ketua tidak mengintervensi program tersebut. Saya serahkan sepenuhnya kepada komite terkait program dan target. Komite ini juga yang akan mengelola fasilitas latihan, seperti kerja sama driving range bagi para atlet,” tambah Syamanta.

Baca Juga : PGI Surabaya Dorong Potensi Pegolf Wanita Lewat Kartini Golf Tournament 2025

Selain turnamen, PGI Surabaya juga memperhatikan aspek edukasi dengan menyelenggarakan sertifikasi aturan (rule certification) level satu dan dua bagi para pegolf junior, pengurus, dan umum. Hal ini dianggap krusial agar para atlet tidak hanya mahir memukul bola, tetapi juga memahami regulasi internasional secara mendalam.

Syamanta optimis terhadap potensi bibit muda di Kota Pahlawan. Berdasarkan data yang dihimpun, Surabaya tidak pernah kekurangan talenta, terutama pada kategori usia di bawah 10 tahun (under 10 years). Tantangan terbesarnya kini adalah melakukan regenerasi, mengingat persaingan di tingkat daerah semakin ketat.

“Surabaya tidak pernah kekurangan pemain junior. Cuma bagaimana kita membina mereka menjadi atlet yang siap bertanding. Kami berharap ada regenerasi, apalagi nanti kita menjadi tuan rumah Porprov 2027. Kita harus lebih serius dan lebih siap untuk mempertahankan gelar juara umum,” tegasnya.

Puncak dari rangkaian program ‘Suroboyo Wani’ ini akan ditutup dengan seleksi final atlet Porprov pada Desember 2026. Atlet-atlet yang terpilih nantinya akan menjalani pemusatan latihan intensif selama enam bulan pertama di tahun 2027 sebelum berlaga di ajang olahraga terbesar di Jawa Timur tersebut. (kar)