87 Pegolf Junior dari 19 Provinsi Bersaing di Kejurnas Golf Junior 2026
Credit Photo : Media_PBPGI-4_GolfTimes
Teegolf.id, Jakarta – Sebanyak 87 pegolf junior dari 19 provinsi di seluruh Indonesia mulai hari ini, Selasa (20 Januari 2026), bersaing mewakili daerah masing-masing dalam Kejuaraan Nasional Golf Junior 2026 yang digelar di Jakarta Golf Club (JGC) Rawamangun. Ajang bergengsi tingkat nasional ini akan berlangsung hingga Kamis (20–22 Januari 2026) dan mempertandingkan kategori Kelas A, B, dan C untuk putra dan putri.
Para peserta terdiri dari 50 pegolf junior putra dan 37 pegolf junior putri. Menariknya, Kejurnas Golf Junior tahun ini didominasi oleh wajah-wajah baru yang untuk pertama kalinya merasakan atmosfer kompetisi di lapangan golf tertua di Indonesia tersebut. Kehadiran para pendatang baru ini menandai kuatnya proses regenerasi dalam pembinaan golf nasional.
Ketua Panitia Kejurnas Golf Junior 2026, Alfin Sulaiman, dalam acara pembukaan yang berlangsung di JGC Rawamangun pada Senin (19/1)), menyampaikan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan wujud komitmen Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) dalam membangun fondasi pembinaan atlet sejak usia dini. Mengusung tema Rising Stars of Golf Indonesian, kejuaraan ini diharapkan melahirkan talenta-talenta muda yang siap melanjutkan estafet prestasi golf Indonesia.
Ketua Umum PB PGI KPH Japto S Soerjosoemarno menegaskan bahwa Kejurnas Golf Junior tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi semata, melainkan sebagai sarana pembinaan karakter atlet muda. Menurutnya, melalui kejuaraan ini nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan integritas ditanamkan sebagai bekal menuju prestasi yang lebih tinggi.
Baca Juga : Kejurnas Golf Amatir 2025 Usung Tantangan Baru: Bukit, Teknologi, dan Seleksi Timnas
“Di sinilah sportivitas, disiplin, kerja keras, dan integritas ditanamkan sebagai fondasi menuju prestasi nasional dan internasional. Kami berharap dari Kejurnas Golf Junior ini lahir bibit-bibit pegolf Indonesia yang kelak mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia,” ujar Japto.
Ia juga menambahkan bahwa PB PGI terus mendorong sinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Komite Olahraga Nasional Indonesia agar golf semakin dipandang sebagai cabang olahraga prestasi, bukan semata-mata sebagai bagian dari sektor pariwisata. Dengan dukungan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan, golf Indonesia diyakini memiliki masa depan cerah.
Indonesia dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan golf prestasi, didukung oleh banyaknya lapangan berkualitas dengan tingkat kesulitan yang menantang serta kondisi iklim yang memungkinkan latihan dan kompetisi sepanjang tahun. Melalui Kejurnas Golf Junior 2026, PB PGI optimistis akan lahir generasi baru pegolf nasional yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional. (eta)