Harmoni di Fairway, ISAA Satukan Industri Pelabuhan Lewat Just For Golf Vol. 01

Published on May 18, 2025

Ketua DPW ISAA Jawa Timur, Syahda Sahifah memberikan sambutan

Teegolf.id, Surabaya — Lapangan golf Bukit Darmo Surabaya menjadi saksi berkumpulnya para pelaku industri pelabuhan dari berbagai penjuru Indonesia dalam turnamen “Just For Golf Vol. 01”, yang diselenggarakan oleh Ikatan Shipping Agency Association (ISAA) Jawa Timur. Kurang lebih dari 130 peserta hadir dalam ajang yang berlangsung pada Sabtu, 17 Mei 2025, menjadikan acara ini sebagai momentum strategis memperkuat jejaring dan diplomasi bisnis informal di sektor logistik dan pelabuhan.

Ketua DPW ISAA Jawa Timur, Syahda Sahifah, dalam konferensi pers mengatakan bahwa ajang ini dirancang tidak hanya untuk berkompetisi, namun juga menjadi ruang bertemu yang cair antar pelaku industri.

“Kami percaya bahwa golf adalah sarana diplomasi yang efektif. Di tengah suasana santai dan sportif, hubungan bisnis bisa terjalin lebih erat, dan kolaborasi baru bisa lahir secara natural,” ujarnya.

Pemenang overall Best Gross dan Overall Best Nett

Turnamen ini bukan sekadar serangkaian pukulan di fairway. Di balik setiap hole, tersimpan potensi dialog, negosiasi, bahkan sinyal awal kerja sama strategis antar perusahaan pelabuhan dan logistik. ISAA ingin menjadikan olahraga golf sebagai kanal komunikasi antarpemangku kepentingan di industri yang selama ini dikenal formal dan kaku.

Lebih jauh, Syahda berharap ISAA semakin dikenal luas sebagai organisasi profesional yang aktif, inklusif, dan membuka ruang kolaborasi lintas daerah. Saat ini, komunitas golf ISAA sendiri telah memiliki 30 anggota aktif yang rutin bermain bersama dalam kegiatan gobar (golf bareng).

Dudy Oris, mantan vokalis Yovie and Nuno, juga menambah warna dalam acara ini.

Kehadiran Dudy Oris, mantan vokalis Yovie and Nuno, juga menambah warna dalam ajang ini. Hiburan live music dari Dudy memberi sentuhan relaksasi setelah kompetisi, sekaligus mencairkan suasana dalam pertemuan-pertemuan bisnis yang berlangsung secara informal.

Turnamen ini menjadi bukti bahwa diplomasi bisnis tidak harus terjadi di ruang rapat. Di atas lapangan hijau, sambil berbagi tawa dan strategi permainan, benih-benih kerja sama jangka panjang justru bisa tumbuh lebih kuat. (kar)