Sejarah Panjang Golf, dari Skotlandia Hingga Mendunia

Published on March 5, 2024

Ilustrasi golf di Skotlandia (Ist)

Golf memiliki sejarah panjang dari yang awalnya merupakan permainan rakyat menjadi olahraga kelas atas. Tak dapat dimungkiri jika citra golf sangat lekat dengan olahraga kaum menengah ke atas.

Harga peralatan yang mahal dan perlunya arena bermain khusus membuat tidak semua orang bisa memainkannya.

Namun, siapa sangka jika pada awalnya golf merupakan olahraga yang umum dimainkan oleh masyarakat?

Ilustrasi /Ist

Bermula di Skotlandia

Gelar sebagai penemu olahraga golf layak disandang oleh orang-orang Skotlandia. Negara “tetangga” Inggris ini sudah memainkan golf sejak sebelum abad ke-15.

Berdasarkan penelusuran, permainan ini pertama kali dimainkan di pantai timur Skotlandia, dekat dengan ibukota kerajaan, Edinburgh.

Kala itu, golf masih dimainkan dengan sangat sederhana, yakni memukul batu kerikil menggunakan sebuah tongkat yang dibengkokkan. Para pemain harus memukul kerikil tersebut melewati bukti pasir atau mengelilingi jalur yang sudah dibuat. Saking populernya, Raja James II sempat melarang rakyatnya untuk bermain golf pada 1457. Kala itu, golf dikhawatirkan dapat mengalihkan fokus warga Skotlandia dalam perang melawan Inggris.

Semakin populer di kalangan bangsawan

Semenjak Raja James IV dari Skotlandia menjadi bangsawan pertama yang memainkan golf pada 1502, olahraga golf semakin berkembang.

Raja Charles I memperkenalkan olahraga ini ke Inggris pada abad ke-16, sedangkan Ratu Mary membawanya ke Prancis saat mengenyam studi.

Para pemain harus memukul kerikil tersebut melewati bukti pasir atau mengelilingi jalur yang sudah dibuat.

Saking populernya, Raja James II sempat melarang rakyatnya untuk bermain golf pada 1457.

Kala itu, golf dikhawatirkan dapat mengalihkan fokus warga Skotlandia dalam perang melawan Inggris.

Semakin populer di kalangan bangsawan

Semenjak Raja James IV dari Skotlandia menjadi bangsawan pertama yang memainkan golf pada 1502, olahraga golf semakin berkembang.

Raja Charles I memperkenalkan olahraga ini ke Inggris pada abad ke-16, sedangkan Ratu Mary membawanya ke Prancis saat mengenyam studi.

Sementara caddy, merupakan sebutan orang-orang yang membantu pemain golf, bahkan diambil dari kata dalam bahasa Prancis, cadet.

Tak butuh waktu lama, lapangan golf pertama di dunia pun dibangun di Leith, dekat Edinburgh.

Pertandingan internasional pertama pun dihelat pada 1682 di Skotlandia, yang dimenangi oleh Duke of York dan George Patterson yang mewakili tuan rumah.

Turnamen golf pertama pun digelar pada 1744. Aturan yang dibuat oleh Gentlemen Golfers of Leith kala itu masih dipakai sampai sekarang.

Klub-klub golf pun mulai bermunculan, seiring dengan semakin banyaknya lapangan yang dibangun.

Peralatan golf pun makin berkembang. Stik golf memang masih terbuat dari kayu, namun bola golf sudah dibuat dari kulit kuda yang diisi dengan bulu burung.

Disebarkan melalui penjajahan

Pada abad ke-19, Kerajaan Inggris memulai ekspansinya ke seluruh dunia. Dalam ekspansi ini, olahraga golf turut disebarkan. Turnamen golf pertama di luar Skotlandia digelar di London pada 1766, sedangkan klub golf pertama di luar Inggris dibentuk di Bangalore, India, pada 1820.

Revolusi Industri yang terjadi pada abad ke-19 turut membawa perkembangan pada golf. Stik dan bola golf menjadi semakin terjangkau setelah diproduksi secara massal.

Di akhir abad ke-19, golf akhirnya mencapai Amerika Serikat, ditandai dengan didirikannya United States Golf Association (USGA) pada 1894.

Sejak itu, banyak lapangan golf yang cantik dibangun di Negeri Paman Sam, berbeda di negara asalnya yang cenderung dibikin tanpa memperhitungkan segi estetik.

Tak lama dari itu olahraga golf semakin dikenal oleh berbagai belahan dunia bahkan hingga sekarang.(skr)